Jadi Sorotan! Ini Bahaya Sound Horeg untuk Lingkungan Sekitar

Truk Sound Horeg Disorot Lagi, Ini Bahaya Sound Horeg buat Lingkungan Sekitar

Truk pembawa sound horeg kembali jadi sorotan. Pemicunya, sebuah insiden di Jember, Jawa Timur.

Getaran sound horeg diduga membuat kanopi sebuah apotek roboh. Kanopi itu menimpa seorang lansia. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Insiden ini jadi pengingat penting. Mari kita bahas bahaya sound horeg secara lebih mendalam, baik dari sisi fisik maupun kesehatan.

Ukuran Truk Berlebihan Jadi Ancaman Bangunan Sekitar

Pengamat transportasi Djoko Setijowarno menyoroti masalah utama sound horeg. Truk pembawanya kerap punya lebar berlebihan.

Akibatnya, truk sound horeg sering tidak muat lewat jembatan, gapura, atau area perumahan warga. Bagian bangunan pun terpaksa hancur agar truk bisa lewat.

Fenomena ini bahkan memicu respons keras dari kalangan agama. Sebuah pondok pesantren di Jawa Timur sampai mengeluarkan fatwa haram untuk sound horeg.

“Sampai ada fatwa haram (sound horeg) dari Ponpes di Jawa Timur, itu kan artinya (sound horeg) sudah dianggap sebagai hal yang berlebihan juga memprihatinkan. Misal, rumah masyarakat, jembatan, sampai gapura, itu dirusak demi truk sound horeg yang berdimensi besar itu bisa lewat,” kata Djoko.

Ia juga menyoroti dampak lain. Suara sound horeg kerap mengganggu warga yang punya anak kecil. Warga yang sedang sakit pun ikut terdampak.

Level Suara Sound Horeg Lampaui Ambang Batas Aman WHO

Bahaya sound horeg tidak berhenti di soal bangunan. Aspek kesehatan pendengaran juga jadi perhatian serius.

Pakar kesehatan Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya, dr. Gina Noor Djalilah SpAMM, buka suara soal ini. Menurutnya, tingkat suara sound horeg bisa mencapai 120-135 desibel (dB).

Angka itu jauh melampaui ambang batas aman bagi telinga manusia. Standar internasional pun jadi rujukan penting untuk memahami risikonya.

“Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan tingkat kebisingan tidak lebih dari 70 dB. Sementara paparan di atas 85 dB sudah berisiko merusak, jika terpapar dalam waktu lama. Suara sound horeg jauh melampaui batas itu,” kata Gina kepada wartawan.

Risiko ini bukan cuma soal gangguan sesaat. Paparan suara berlebihan dalam waktu lama bisa merusak pendengaran secara permanen, terutama bagi anak-anak dan lansia.

Kronologi Insiden Kanopi Apotek Roboh di Jember

Peristiwa nahas ini terjadi di Desa Wringinagung, Jember, Sabtu (29/8/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu, karnaval dan parade sound horeg tengah berlangsung.

Korban berinisial S (57) sedang menunggu istri di area apotek. Sang istri tengah membeli obat.

Saksi mata, Ulum, menuturkan kejadian secara singkat.

“Korban pas menunggu istrinya beli obat. Tidak selang berapa saat ada suara keras dan korban sudah tersungkur tertimpa tembok. Kondisinya meninggal di tempat,” ungkapnya.

Kapolsek Jombang Iptu Imam Kusuma memberi klarifikasi soal penyebab jatuhnya korban. Ia menyebut korban tertimpa kanopi, bukan tembok apotek.

Penyelidikan lebih lanjut masih berjalan untuk memastikan penyebab pasti robohnya kanopi tersebut, termasuk dugaan keterkaitannya dengan getaran truk sound horeg.

Tags :

Subscribe To Our Newsletter

No spam, notifications only about new products, updates.

    Tentang Kami

    Hadir untuk memberikan informasi yang berimbang, jernih, dan dapat dipertanggungjawabkan. Kami percaya bahwa setiap sudut pandang memiliki ruang untuk didengar, sementara kebenaran harus tetap menjadi pijakan utama.

    Jurnalisme kami tidak ditujukan untuk membenarkan atau menyudutkan pihak tertentu, melainkan untuk membuka ruang dialog, mempertemukan perspektif, dan menghadirkan pemahaman

    Alamat

    ©2026 satuporos. All rights reserved.