Perjuangan kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 masih terus berlanjut. Memasuki Selasa (22/9/2026), sejumlah atlet Merah Putih kembali turun bertanding untuk mengejar medali dan memperbaiki posisi Indonesia dalam klasemen sementara.
Indonesia Koleksi Tujuh Medali
Hingga Senin (21/9), Indonesia mengoleksi tujuh medali yang terdiri atas satu perak dan enam perunggu. Pada Senin, Eugenia Diva Widodo dari cabang wushu dan Vallensia Fahira Hotmauli dari Mixed Martial Arts (MMA) menambah dua medali perunggu.
Tambahan tersebut membawa Indonesia ke posisi ke-13 klasemen sementara Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Eugenia meraih perunggu dari nomor taolu changquan putri setelah mencatat skor 9,706. Ia hanya terpaut tipis dari Lydia Sham Hui Yu asal Hong Kong yang meraih emas dengan nilai 9,713.
Sementara itu, Sou Cho Man dari Makau mengamankan medali perak dengan skor 9,710.
“Pertandingan hari ini puas banget ya soalnya aku bisa berhasil mengeluarkan apa yang sudah aku latih selama ini,” ujar Eugenia setelah pertandingan.
Pada nomor lainnya, Vallensia Fahira Hotmauli menambah medali perunggu melalui kelas modern putri 54 kilogram. Torehan tersebut menjadi medali perunggu keenam Indonesia di ajang olahraga terbesar Asia tersebut.
17 Cabor Indonesia Bertanding
Kontingen Indonesia kembali menghadapi sejumlah pertandingan penting pada Selasa (22/9). Sebanyak 17 cabang olahraga dijadwalkan memperkuat perjuangan Merah Putih untuk menambah koleksi medali.
Bulu tangkis beregu putri menjadi salah satu cabang yang mendapat perhatian. Indonesia menghadapi Taiwan pada babak perempat final dengan target mengamankan tiket ke semifinal.
Putri Kusuma Wardani membuka pertandingan dengan menghadapi Lin Hsiang-Ti. Putri melewati pertandingan tiga gim sebelum menang dengan skor 21-16, 20-22, 21-15.
Kemenangan tersebut membuat Indonesia unggul 1-0 atas Taiwan.
Indonesia Unggul 2-0 atas Taiwan
Indonesia kemudian memperlebar keunggulan melalui pasangan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum. Mereka menghadapi Hsieh Pei Shan/Lin Jhih Yun pada pertandingan kedua.
Rachel dan Febi berhasil mengalahkan pasangan Taiwan tersebut melalui tiga gim dengan skor 21-17, 21-23, 21-11.
Hasil itu membawa Indonesia unggul 2-0. Tim Merah Putih kini hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk memastikan tiket ke semifinal beregu putri.
Performa tersebut menjadi modal penting bagi Indonesia untuk menjaga peluang meraih medali dari cabang bulu tangkis.
Teqball Juga Sumbang Medali
Selain wushu dan bulu tangkis, Indonesia juga mendapat tambahan medali dari cabang teqball.
Yoga Ardika Putra mencatat sejarah setelah meraih medali perunggu pada nomor tunggal putra teqball. Torehan tersebut menjadi medali pertama Indonesia dari cabang tersebut sejak teqball tampil di Asian Games.
Pencapaian Yoga menambah warna dalam perjalanan kontingen Indonesia di Aichi-Nagoya 2026.
Perjuangan Indonesia Masih Panjang
Chef de Mission Tim Indonesia Todotua Pasaribu berharap raihan medali awal dapat meningkatkan motivasi para atlet yang masih akan bertanding.
“Perjalanan kita masih panjang. Kami berharap medali ini menjadi penyemangat bagi seluruh atlet Indonesia yang akan bertanding di hari-hari berikutnya,” kata Todotua.
Dengan banyaknya cabang yang masih bertanding, posisi Indonesia di klasemen sementara belum menjadi hasil akhir. Para atlet Merah Putih masih memiliki kesempatan untuk menambah medali dan memperbaiki posisi Indonesia hingga kompetisi berakhir.




